Siapa sangka ada berbagai macam ilalang dengan tampilan cantik yang bisa dimanfaatkan untuk penghias taman dan pekarangan rumah. Ingin tahu apa? Simak ulasannya di sini!

Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membuat taman yang indah di rumah.

Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan gulma untuk penghias taman dan pekarangan rumah Anda.

Dengan penjadwalan dan perawatan yang teratur, gulma dapat menghiasi bagian luar rumah dengan indah.

Selain itu, Anda tidak perlu merogoh kocek yang banyak untuk membelinya.

Lantas, rumput liar apa saja yang bisa dijadikan hiasan?

Simak daftarnya di bawah ini!

7 Gulma untuk Halaman Rumah Anda

  1. Puzzle Jigsaw

 

Teki adalah gulma yang menyukai tempat kering tetapi juga tempat yang sedikit lembab, seperti sungai, kanal dan persawahan.

Tanaman ini biasanya tumbuh hingga ketinggian 140 cm.

Meskipun umumnya dianggap sebagai gulma, Tukang Taman Jakarta sering menggunakannya sebagai penghias taman.

Daun dan batang yang panjang dapat memberikan tampilan rumah yang menarik.

Jika ingin menanam rumput ini, usahakan untuk melakukan perawatan secara rutin, seperti perawatan rutin, agar tidak mengganggu tanaman lain.

Alasannya adalah rumput nootropic tumbuh sangat cepat dan berakar di mana-mana!

  1. rumput Jepang

 

Meski disebut rumput Jepang, rumput dengan bentuk daun lancip, tipis, tipis ini kabarnya bukan asli Jepang.

Rumput ini tumbuh rapi dan rapat, sehingga menjadi nomor satu di antara gulma lainnya.

Rumput Jepang juga tidak perlu sering dipangkas, karena tumbuh agak lambat.

Cara terbaik untuk merawatnya adalah dengan menyiram dan memupuk tanaman secara rutin agar tidak mengering.

  1. rumput peking

 

Gulma berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk menghias taman Anda adalah rumput Peking.

Rumput Peking memiliki daun yang runcing dan tipis.

Dibandingkan dengan rumput Jepang, rumput Peking tumbuh di kejauhan.

Perawatan yang perlu dilakukan untuk rumput ini adalah melakukan pemotongan rutin setiap dua bulan sekali dan pemberian pupuk agar tanaman tidak mengering.

  1. Menggiling rumput

 

Awalnya, moxa adalah tanaman liar yang muncul di daerah pesisir.

Kini perkembangannya sudah merambah ke berbagai daerah, bahkan hingga persawahan.

Keunggulan rumput geraham dibandingkan dengan spesies lain adalah viabilitasnya tidak perlu diragukan lagi.

Tanaman ini bertahan pada musim kemarau yang panjang dan membantu melindungi tanah lereng dari erosi.

Sistem akar memiliki banyak serat dan kuat, yang dapat membuat tanah lebih padat dan tidak mudah runtuh.

  1. Rumput Gajah

 

Rumput gajah merupakan tumbuhan liar yang bertekstur kasar dengan daun terbesar dari varietas rumput gajah lainnya.

Ukurannya yang besar dan teksturnya yang kasar membuat rumput ini kokoh dan tahan lama.

Selain itu, perawatan tanaman ini juga mudah. Anda hanya perlu menyiramnya sesekali.

Rumput gajah juga dapat dengan mudah ditemukan atau dibeli di e-commerce dengan harga yang sangat terjangkau.

  1. rumput kepiting

 

Sobat 99, pernahkah Anda melihat atau mendengar tanaman yang bernama crabgrass?

Crabgrass adalah gulma yang tumbuh di musim panas dengan menyebar dari biji dan akar di dalam tanah.

Untuk perawatan, Anda bisa memotong rumput secara rutin hingga ketinggian 2 atau 4 inci.

  1. Cabang domba

 

Gulma penghias rumah selanjutnya adalah ranting domba.

Tumbuhan liar ini banyak dijumpai di pekarangan dan pekarangan.

Jangan terburu-buru untuk menyingkirkannya! Rumput ini lebih bagus lagi jika Anda merawatnya dengan baik karena tampilannya yang unik bisa membuat rumah terlihat indah dan menawan!

Cabang domba memiliki batang yang cukup besar yang berbentuk tegak lurus ke atas.

Selain itu, tanaman ini memiliki bunga berwarna putih.