Jenis-Jenis Kayu di Indonesia

Ada banyak jenis kayu di Indonesia yang memiliki sifat berbeda-beda dan digunakan untuk produk berbeda. Setiap jenis kayu memiliki sifat fisik tertentu yang menentukan kualitas dan kegunaan kayu tersebut.

Sifat fisik kayu seperti kayu lunak (softwood) dan kayu keras (hardwood). Kayu lunak biasanya banyak digunakan untuk pembuatan kertas atau kerajinan ringan, sedangkan kayu keras digunakan sebagai bahan baku konstruksi, mis. B. untuk bar, dinding, dll.

Ada banyak jenis kayu dengan spesifikasi yang berbeda-beda di Indonesia. Bahan baku kayu sering digunakan untuk berbagai keperluan, mis. B. untuk memasak, untuk bahan bangunan (pintu, jendela, lantai), untuk produksi furnitur (meja, kursi), untuk bahan kertas dan banyak lagi. Kayu juga bisa dijadikan hiasan dan souvenir lainnya.

Luas hutan Indonesia adalah 133.300.543,98 hektar. Dengan luas hutan yang begitu luas, negara kita memiliki salah satu jenis kayu unggulan dunia, yaitu kayu ulin. Kayu ini merupakan salah satu kayu nomor 1 yang biasa digunakan sebagai bahan bangunan.

Selanjutnya kita akan membahas jenis-jenis kayu di Indonesia berdasarkan asal dan fungsinya yang perlu Anda ketahui.

Jenis Kayu Jati

Banyak pohon jati yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Daerah ini merupakan daerah penanaman jati terluas di Indonesia khususnya di daerah Alas Roban Rembang, Blora, Grobogan dan Pati.

Daerah penanaman jati terbaik di Indonesia berasal dari kawasan kapur Cepu Kabupaten Blora di Jawa Tengah. Daerah ini merupakan sebuah kecamatan di bagian paling timur Jawa Tengah yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur.

Kayu jati jenis ini banyak digunakan dalam pembangunan rumah atau gedung terutama di daerah Blora, Pati dan Rembang. Sebagian besar penduduk setempat menggunakan kayu jati sebagai bahan baku untuk membangun seluruh rumah, mulai dari tiang, usuk, reng, dan dinding.

Ada juga yang memanfaatkannya sebagai atap, meski jumlahnya masing-masing sangat jarang.

Kayu jati yang kuat dan mudah dibentuk ini biasa digunakan para pengrajin untuk membuat furniture dan furniture rumah tangga seperti kursi, meja, dll.

Masyarakat pesisir utara Jawa biasanya menggunakan kayu jati sebagai bahan baku pembuatan perahu. Karena sebagian besar masyarakat di pesisir utara berprofesi sebagai nelayan.

Kayu jati kecil digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak dan sebagai pagar rumah.

Jenis Kayu Rasamala

Pohon rasamala merupakan pohon hutan yang tingginya bisa mencapai 40 hingga 60 meter. Kayu rasamala merupakan salah satu jenis kayu yang terdapat di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena kuat dan dapat menghasilkan sari buah.

Resin berbahan dasar kayu rasamala dengan aroma bahu, banyak digunakan sebagai campuran parfum untuk penggunaan dalam ruangan oleh beberapa perusahaan Indonesia.

Jenis pohon damar ini memiliki banyak keunggulan, selain sebagai bahan bangunan dan campuran pengharum, daun muda pohon damar juga dapat digunakan sebagai lalapan, lalapan, dan pereda batuk. Biasanya daun muda berwarna merah dan tidak terlalu keras.

Penggunaan kayu resin di Indonesia biasa digunakan sebagai bahan baku jembatan, penyangga rel kereta api, bahan bangunan dan lantai kapal. Tentunya kayu jenis ini menawarkan banyak keunggulan lain karena bahannya yang kuat.

Jenis Kayu Rotan

Pohon rotan merupakan salah satu jenis tanaman palem yang hidup merambat atau merambat. Rotan banyak digunakan di negara tropis seperti Afrika, Asia dan Australia.

Indonesia merupakan importir rotan terbesar di dunia, mencakup sekitar 70% kebutuhan rotan dunia. Kayu rotan di Indonesia kebanyakan dibuat dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, Boerneo dan Nusa Tenggara.

Rotan banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan furniture seperti meja kopi, kursi, dan rak buku. Kelebiahan kayu jenis ini ringan, kuat, elastis / mudah dibentuk dan murah. Kerugian utama rotan adalah rentan terhadap kutu bubuk “pi-hole”.

Sentra industri kerajinan dan furniture rotan terbesar di Indonesia terletak di Kota Cirebon, Jawa Barat, Indonesia.

Kita patut bersyukur kepada Sang Pencipta karena lahir di Indonesia, negara yang kaya akan sumber daya alam. Kita hanya perlu memanfaatkannya dengan bijak agar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Jenis Kayu Sengon

Pohon Sengon / Albasia Falcataria tumbuh secara alami di India, Asia Tenggara, Cina bagian selatan, dan Indonesia. Jenis pohon ini banyak diminati oleh kontraktor kayu karena pertumbuhannya yang cepat dan kegunaannya yang luas.

Pohon sengon merupakan salah satu jenis tanaman kayu terbaik untuk kawasan hutan komunal karena tidak membutuhkan lokasi yang sulit untuk tumbuh. Pohon sengon merupakan tumbuhan tropis yang membutuhkan suhu antara 18 hingga 27 derajat Celcius.

Kayu jenis ini biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan kotak, bahan baku pembuatan kertas (pulp), papan kayu, kayu bakar dan lain-lain.

Apakah teman mengetahui apa itu plywood? Yuk klik tautan tersebut untuk mengetahuinya lebih lanjut. Disini kita juga jual plywood solo dengan harga yang cukup bersahabat dengan kantong Anda.