Tidak semua fasilitas tepat untuk audiens target. Selain memengaruhi efektivitas penyampaian pesan iklan, pemilihan fasilitas termasuk memengaruhi biaya.

Beberapa fasilitas memiliki jangkauan lokal, pas yang lain memiliki jangkauan internasional. Mana yang lebih penting? Itu tergantung pada target audiens, target pasar dan target pemasaran perusahaan.

Iklan fasilitas sosial jika lebih tidak mahal dibandingkan bersama dengan iklan televisi. Jangkauan keduanya relatif sama. Tapi, iklan televisi kemungkinan lebih tepat untuk lebih dari satu product keluarga daripada product lainnya.

Selain biaya, frekuensi iklan termasuk merupakan pertimbangan perlu dalam pilih fasilitas iklan. Iklan televisi dan online memiliki frekuensi yang lebih sering daripada iklan di surat kabar cetak maupun majalah.

 

Jenis produk

Jenis product termasuk pilih jenis promosi yang digunakan. Beberapa jenis barang kemungkinan tidak terlampau perlu iklan yang intens.

Mesin memproses atau alat-alat berat umumnya lebih perlu pendekatan personal. Sehingga, perusahan tidak cukup perlu iklan untuk ditayangkan. Begitu juga, iklan product layaknya laptop dan furniture lebih banyak ditayangkan di majalah daripada di televisi.

Sementara itu, untuk product massal, perusahaan iklan jakarta. Dalam masalah ini, perusahaan pilih jenis iklan dan fasilitas yang memiliki eksposur yang luas.

Iklan product baru dan product yang udah tersedia termasuk perlu anggaran yang berbeda. Pemasar wajib mengenalkan product baru dikarenakan customer belum menyadarinya. Itu umumnya perlu anggaran yang lebih signifikan.

 

Proyeksi penjualan dan keuntungan

Beberapa perusahaan kemungkinan mengfungsikan metrik layaknya elastisitas iklan. Metrik itu memberitahu manajemen seberapa sensitif penjualan ketika mereka membuat perubahan membeli iklan.

api, ukuran semacam tidak cukup akurat. Iklan cuma berpengaruh pada aspek tidak nyata (yakni asumsi audiens). Sehingga susah untuk mengkuantifikasi secara segera pengaruh iklan pada penjualan.

Oleh dikarenakan itu, perusahaan umumnya mengfungsikan proyeksi pendapatan sebagai toleransi dalam memastikan anggaran iklan. Itu berfungsi supaya perusahaan tidak menggunakan terlampau banyak atau terlampau sedikit untuk iklan.

 

Siklus hidup produk

Siklus hidup product termasuk memengaruhi anggaran iklan. Di bagian pengenalan dan bagian pertumbuhan, perusahaan umumnya mengalokasikan anggaran iklan yang lebih tinggi.

Konsumen belum mengenal produk. Jadi, tugas pertama perusahaan adalah mendidik dan menambah kesadaran mereka pada produk. Itu akan perlu iklan yang lebih intensif.

Ketika product mencapai fase matang (mature), kebutuhan pengeluaran promosi umumnya akan lebih rendah. Perusahaan umumnya fokus pada diferensiasi atau penurunan struktur biaya. Beberapa iklan kemungkinan masih perlu, namun, itu lebih untuk menjaga penjualan pas ini.

By toha