PT Tunas Sawa Erma (TSE), salah satunya unit usaha Korindo Grup di bagian perkebunan kelapa sawit sudah merajut kerja sama dengan Korea-Indonesia Forest Center (KIFC) untuk secara bersama memberi support pada aktivitas pelestarian tempat gambut yang ada di Semenanjung Kampar, persisnya di area project REDD+ kerja sama Korea-Indonesia di KPH Tasik Besar Serkap. Arah dari kerja-sama ini untuk berperan serta lakukan penyelamatan area gambut dari beragam masalah, turunkan emisi gas rumah kaca dan tingkatkan pengetahuan aparat.

Kerja sama diberi tanda tangan di Jakarta dan berlaku setahun, mulai 1 Juni 2019 sampai 31 Mei 2020. Projek pelestarian lingkungan ini ada di Semenanjung Kampar, salah satunya bentangan rimba rawa gambut paling besar yang ada Propinsi Riau.

Kerja sama ini mencakup 3 tipe aktivitas yang hendak dilaksanakan. Pertama, penskalaan tempat dengan sistem ambil photo dari udara di Block Khusus Kerja sama selebar 14.722 ha. Hasil dari pengambilan foto udara ini nanti akan dipakai untuk mengenali tempat yang riskan pada masalah hingga menjadi sumber analitis untuk perlakuan protektif di masa datang.

Ke-2 , dilaksanakan penyelamatan area block khusus di KPHP TBS, yang ditujukan untuk jaga keamanan area project dari beragam masalah dan untuk jaga asset proyek yang berada di lapangan.

Aktivitas paling akhir ialah memberi training untuk kenaikan kekuatan staff Kesatuan Pengendalian Rimba Tasik Besar Serkap (KPHP TBS) dalam menerapkan pekerjaannya di atas lapangan. Training ini akan meliputi beberapa tehnik ambil data biomassa di permukaan, pengukur ketebalan gambut, dan ambil data berkaitan dengan sosial dan ekonomi. Beberapa ahli dari beberapa kampus dan tenaga pakar dalam negeri akan diikutsertakan jadi fasilitator dalam training ini.

Dalam melakukan ke-3 aktivitas itu, faksi TSE dan KPH Tasik Besar Serkap akan bersinergi dengan Korea Indonesia Forest Center (KIFC) dan SG Consulting.

Presiden Direktur PT TSE, Robert Seung, menerangkan jika kerja-sama ini sebagai kontributor yang cukup penting dari perusahaan khususnya dalam usaha untuk berperan serta aktif dalam konservasi dan kebersinambungan lingkungan hidup di Indonesia.

“Walau kami semakin banyak bekerja di Kalimantan dan Papua, tetapi kami ingin terus memberikan dukungan dan berperan dalam aktivitas pelestarian lingkungan hidup dan rimba di daerah lain sebagai wujud kepedulian kami pada lingkungan Indonesia,” sebut Robert Seung selesai penandatanganan persetujuan beberapa lalu.