Serangan suara serak, sebagai masalah yang seringkali dirasakan burung murai batu. Kehadirannya sebetulnya dapat diakali, jika pemiliknya memahami penyebab serangan itu. Tetapi sangat sayang, kadang beberapa pemilik abai, dengan yang pernah dilaksanakan pada burung hiasnya.

Sebelum kita lanjut artikel tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Suara Murai Batu Serak Agar Lantang dan Keras, Sekedar kami info:

Jika anda ingin mendapat vitamin burung terbaik kunjungi website vitamin burung.

Pemicu Burung Murai Batu Alami Serak

Agar tidak cemas apa lagi, terjadi di menit paling akhir dekati lomba, berikut sekedar memperingatkan kembali beberapa faktor pemicunya, yang penting Anda cermati.

  1. Burung dijemur kelamaan hingga alami dehidrasi
  2. Burung diindikasi konsumsi pakan basi (kroto)
  3. Sangkar di taruh pada tempat yang keliru. Misalkan dekat lokasi pembakaran sampah, atau jalan raya yang berdebu, atau digantang di dapur yang rekat dengan asap masakan
  4. Burung diperhitungkan terkena penyakit (jamur, virus atau parasite)
  5. Kelamaan berkicau

Langkah Menangani Suara Serak Burung Murai Batu

Ada 3 langkah untuk menahan masalah ini, salah satunya yakni :

Treatmen

Jalannya :

  1. Burung rajin diembunkan tiap hari saat sebelum matahari keluar
  2. Turunkan frekuensi mandi dan penjemurannya
  3. Dijauhkan dari burung lain, supaya tidak rajin gacor
  4. Tutup sangkarnya atau dikerodong rapat
  5. Beri air putih yang masak

Lewat pakan

Voer, umumnya diberi pada burung murai batu selainnya pakan-pakan alami. Nach, jika sang burung pada kondisi kurang untung semacam ini, seharusnya untuk beberapa waktu disetop. Lantas tukar dengan pakan mekanisme full ektra fooding yang dari pakan-pakan alami. Ukurannya : 2 sendok kroto pada sore dan pagi hari, cukup beri potongan jangkrik 1-2 ekor.

Dan agar cepat sembuh, dalam pakan-pakan barusan dapat dikasih kombinasi vitamin yang berbentuk larutan oral. Di mana telah memiliki kandungan banyak zat antiparasit, pemicu suara serak dan masalah pernafasan yang lain sering turut juga dirasakan burung murai batu.

Dengan ramuan herbal

Ramuan herbal masih dipercaya beberapa orang menyembuhkan semua jenis penyakit, termasuk menangani permasalahan serak ini. Hingga suara burung dapat kembali jernih.

Adapun beberapa bahannya ialah seperti berikut :

  • Jahe seperlunya (sesuaikan keperluan burung tidak boleh terlampau pedas)
  • Kencur seperlunya (tidak boleh terlampau pedas)
  • Sepucuk sendok teh garam dapur
  • 1 buntel madu instant siap membeli
  • dua gelas air putih

Langkah membuat :

  1. Bersihkan sampai bersih seluruh bahan mentah, selanjutnya dikeprek atau tumbuk kasar
  2. Masukan seluruh bahan barusan ke panci, janganlah lupa tambah air
  3. Seterusnya direbus hingga mendidih dan kandungan air menyusut
  4. Angkat, dinginkan selanjutnya saring

Teknik pemberian ramuan

Sesudah ramuan siap, beri pada burung murai batu tiap tiga hari sekali sepanjang masih juga dalam perawatan periode therapy. Triknya dengan memberi saat pagi atau siang hari. Setelah itu ditukar sama air masak biasa.

Supaya peristiwa di atas tidak terulang kembali, selalu hati-hatilah. Cermati sebagai factor pemicunya. Seperti tidak sering dijemur dengan periode waktu lama, kurangi mandi burung, peletakan sangkar yang akurat. Hingga burung berasa nyaman. Mempertahankan kesehatan fisiknya. Dan paling akhir tidak boleh seringkali diadu. Kadang-kadang bisa ditaruh secara bersama dengan temannya, tetapi kadang-kadang dipisah juga. Jika diindikasi burung mulai suka berkicau dan tidak ingin stop.

Panduan paling akhir ialah minimum tiga hari saat sebelum lomba, burung murai harus dipantau secara intensif. Baik kesehatan fisik, atau suara burung nya. Agar saat datang waktunya turut latber, burung betul-betul pada kondisi sempurna.

Info lainnya kunjungi distributor vitamin burung

By nasya