Perlengkapan laboratorium sering kali punya bentuk sama, layaknya fume hood, biological safety cabinet, dan pcr hood.  Walaupun demikian, ketiga alat tadi miliki manfaat yang berbeda. Berikut disparitas antara tiga alat di atas.

Apa tersebut fume hood?

Fume hood atau lemari asam ialah perangkat yang digunakan untuk mempertahankan suhu udara konsisten stabil dan melindungi bahan ataupun larutan kimia  bersama dengan taraf keasaman tinggi. Umumnya, lemari asam digunakan untuk memindahkan bahan kimia yang memiliki kandungan asam ke wadah bersama taraf bahaya yang bisa diminimalisasi.

Cara minimalisasi yang ditunaikan, yakni lewat proses penguapan. Bukan cuman tersebut, lemari asam bermanfaat untuk menyimpan bahan kimia berupa larutan maupun cairan.

Pemakaian fume hood di laboratorium amat diperlukan sebab, sering kali bahan kimia bersama dengan kadar asam miliki taraf bahaya tinggi. Apalagi, mampu membuat ledakan selagi bereaksi.

Bagian dan type lemari asam

Fume hood terdiri atas dua type, yaitu ductless dan ducting. Prinsip kerja berasal dari kedua style ini, adalah mirip yang mana udara dihisap terhadap bagian depan lemari dikeluarkan melalui blower ke bahan penyaring.

Bagian berarti lainnya terhadap lemari asam, misalnya lampu penerangan (Lampu fluorescent). Di sisi lain, kian majunya teknologi memicu lemari asam mempunyai perubahan bentuk, tapi terhadap bagian depan terus mengenakan kaca spesifik.

 

 

Baca juga : Mikroskop digital

Disparitas antara Bsc, Fume Hood, dan PCR Hood

Bukan sebatas mempunyai disparitas faedah, tapi Fume hood, PCR hood, dan BSC mempunyai fitur yang berbeda. Di bawah ini, pemaparan berkaitan disparitas antara ketiga alat itu.

 

  1. Biological Safety Cabinet adalah area kerja laboratorium yang dirancang dengan ventilasi udara untuk keamanan laboran untuk terhindar adanya kontaminasi  atau penyebaran virus atau bakteri secara patogen. Secara sekilas BSC mirip dengan fume hood.
  2. Fume hood atau lemari asam tidak memiliki HEPA filter atau penyaring udara. Lalu, tidak memiliki kelas-kelas yang diterapkan pada BSC.  Hal ini dikarenakan, tingkatan pada Biosafety Cabinet disesuaikan dengan kelas keamanan laboratorium itu sendiri.
  3. Selaras dengan itu, adapun PCR hood yang kerap serupa dengan lemari asam. PCR hood sendiri, merupakan safety cabinet  yang digunakan untuk menyediakan lingkungan steril saat melakukan amplifikasi DNA/RNA sehingga dapat melindungi sampel dari kontaminasi silang. Jika, di dalam BSC terdapat lampu fluorescent sedangkan pada PCR hood memiliki lampu UV yang digunakan untuk sterilisasi.

By toha